Kamis, 01 Desember 2016

HAS "Jauhi Penyakitnya bukan Orangnya"



Telah menjadi tradisi, sejak pertama kali dicetuskan pada tahun 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, setiap tahun kita memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) dengan tema dan ragam kegiatan yang berbeda. Pada tahun 2016 ini, peringatan HAS mengambil tema “Mari Berubah, Demi Masa Depan Gemilang Tanpa HIV”, sebuah tema yang sangat pas untuk diterapkan pada saat sekarang mengingat insidensi infeksi baru HIV di Indonesia cenderung meningkat dan bukan hanya menulari kalangan pekerja seks, pengguna narkoba suntik dan hubungan seks yang tidak aman lainnya, namun telah menulari ibu rumah tangga, bayi dalam kandungan, yang tertular melalui transmisi secara heteroseksual, jarum suntik tidak steril dan tranfusi darah yang tidak aman.
Tema ini mengandung makna sebuah ajakan kepada semua pihak untuk berubah serta berperan aktif dalam meningkatkan perlindungan pada semua kalangan terutama perempuan dari bahaya HIV dan AIDS yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak terhadap anak. Melalui tema ini, semua pihak juga diharapkan mampu menghapus stigma dan diskriminasi serta meningkatkan partisipasi laki-laki dalam pemenuhan hak reproduksi perempuan. Hal ini mendasarkan pada realita bahwa keterlibatan laki-laki dalam mendukung kesehatan reproduksi perempuan sangat besar dan diyakini mampu merubah tatanan sosial yang sampai saat ini masih membatasi hak-hak reproduksi perempuan.
Untuk meramaikan Hari HIV AIDS sedunia kali ini, Puskesmas Tekung mengadakan kampanye di Pasar Karangbendo. Kampanye ini dilakukan dengan acara pembagian leaflet serta bunga dan diakhiri dengan acara pelepasan Balon. Sasaran kita adalah warga Wilayah Puskesmas Tekung yang sedang berbelanja di Pasar. Kita memilih wilayah ini dikarenakan wilayah Desa Karangbendo dekat dengan daerah lokalisasi. Selain warga Puskesmas Tekung, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh lintas sector dan juga didukung oleh Kepala Desa Karangbendo.
Harapan diperingatinya Hari AIDS Sedunia adalah supaya kita sendiri memiliki kesadaran untuk berusaha menghindar dari penyakit yang mematikan ini, dan berupaya menjaga agar keluarga kita, teman, tetangga, dan seluruh saudara sebangsa kita tidak terjangkiti HIV/AIDS. Serta menunjukkan kepedulian kepada para penderita HIV/AIDS. Sebab mereka bagian dari kita juga dan tidak semua penderita adalah pelaku. Banyak juga diantara para penderita HIV/AIDS yang hanya menjadi korban. Seperti anak-anak yang tertular dari orangtuanya sewaktu dalam kandungan, ibu-ibu rumah tangga baik-baik yang tertular dari suaminya yang tidak setia, atau pun yang tertular melalui tranfusi darah.
Selain itu momentum peringatan Hari AIDS sedunia harus kita jadikan bahan renungan agar kita lebih mawas diri. Sudah seharusnya kita berhati-hati dalam bertindak, supaya tak terjerumus ke arah pergaulan yang salah dan menghancurkan masa depan. Beragam upaya sudah dilakukan, baik itu oleh pemerintah, para aktivis, organisasi dan sebagainya untuk mengurangi dan menanggulangi permasalahan HIV/AIDS ini, tetapi masih saja terjadi peningkatan penderita HIV dari tahun ke tahun. Maka dari itu pada hari AIDS sedunia ini kami mengajak kawan semua untuk turut peduli pada persoalan ini. Agar secara langsung  maupun tak langsung kita ikut berperan dalam pembangunan Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat dan mempunyai masa depan yang lebih cerah.


Berikut Aksi Kita kali ini, Silahkan liaat disini ya....





Senin, 21 November 2016

UPACARA HKN ke-52


Alhamdulillah, akhirnya serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-52 telah selesai dilaksanakan. Acara penutupan diakhiri dengan kegiatan kegiatan Upacara sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada pustu/ponkesdes berprestasi
Upacara dilaksanakan pada pukul setengah 8 tepat, dengan Ibu Irniwati sebagai Pembina Upacara,  Bpk. Roni Darmawan sebagai pemimpin Upacara, Ibu Ninik Susmiyati sebagai protokol, Amalia sebagai pembawa teks Pancasila, Ibu Aida Kustiani sebagai pembaca Penghargaan, dan bapak Hozi sebagai pembaca do’a.

Sebagai ponkesdes berprestasi pertama diraih oleh ponkesdes Wonosari dengan Bu bidan Nora dan bapak Perawat Deby, kemudian yang kedua diraih oleh Ponkesdes Mangunsari dengan bu bidan Milatus dan bapak perawat Yoyok dan peraih penghargaan ketiga dengan Bu bidan Cifki dan bapak perawat Yayan. Diharapkan dengan adanya penghargaan ini, dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan baik di Pustu maupun Ponkesdes.




Selamat bertemu kembali di rangkaian Acara peringatan HIV  berikutnya ya....:)
selamat menunggu aksi kita berikutnya...



Rabu, 16 November 2016

"KEMADORA" Puskesmas Tekung



Yeeeee….Akhirnya hari ini tanggal 16 Oktober 2016 sampai juga pada rangkaian kegiatan ketiga dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke-52 yaitu “KEMADORA”. Apa itu “KEMADORA”??


“KEMADORA” merupakan singkatan dari KEgiatan MAsyarakat Donor DArah yang dilaksanakan di desa Wonosari, Kec. Tekung. Menurut Bapak Kepala Desa Wonosari yaitu bapak Awaluddin Yusuf, awalnya kegiatan ini hanya menargetkan 20 peserta donor darah. Namun, pada kenyataannya peserta membludak sebanyak 50 calon pendonor. Antusiasme masyarakat desa Wonosari dan sekitarnya sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan ini. Akan tetapi, ada beberapa calon pendonor yang gagal untuk menjadi pendonor dikarenakan beberapa faktor seperti: BB Kurang, tensi darah tinggi dan tensi darah rendah.

 

Kegiatan ini selain bekerja sama dengan Puskesmas Tekung, juga bekerja sama dengan beberapa lintas sektor terkait seperti dari pihak kecamtan, PLKB, Koramil, Pemerintahan Desa dan juga tak ketinggalan pula masyarakat desa dan warga sekitarnya. 



 
 
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan adanya pemberian voucher pulsa yang disediakan oleh Pak Kepala Desa bagi calon pendonor 20 pertama selain mendapatkan snack kit dari PMI.





 Semoga kegatan ini bisa berkelanjutan kedepannya dan bisa diadakan secara rutin. karena selain bermanfaat bagi kesehatan diri sendiri juga bermanfaat terhadap orang lain. Sesuai dengan motto PMI “setetes darah kita berarti untuk mereka”.


Berikut hasil wawancara dengan bapak Kepala Desa sekaligus Testimoni dari Peserta Donor darah silahkan klik



Selasa, 15 November 2016

Pemeriksaan IVA di Puskesmas Tekung

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 52, Puskesmas Tekung mengadakan ragkaian kegiatan yang kedua yaitu Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) yang dilaksanakan pada tanggal 15-22 November 2016 dimulai pada pukul 08.00 sampai dengn pukul 12.00. Target sasaran untuk pemeriksaan IVA adalah waniita usia 30-50 th dengan syarat seksual aktif, sudah menikah, tidak sedang hamil, dan 24 jam sebelum pemeriksaan tidak melakukan hubungan seksual. 

Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan terhadap leher rahim (serviks) dengn melihat langsung leher rahim yang telah diolesi dengan larutan asam asetat 3-5%. Apabila terjadi perubahan warna seperti bercak putih, maka kemungkinan terdapat kelainan pada tahap pra-kanker.

Tujuan pemeriksaan IVA yaitu untuk mengetahui adanya lesi pra kanker serviks, manfaat yang diperoleh dari pemeriksaan iva yaitu dapat mengetahui secara dini jika terdapat lesi pra kanker serviks, dan segera dilakukan penatalaksaan yang cepat dan tepat.

Dengan pemeriksaan IVA kita dapat mengetahui hasil dengan cepat dan singkat karena hasil dapat dilihat langsung jika terdapat perubahan warna pada serviks. dibandingkan dengan pap-smear  yang membutuhkan waktu lebih lama 7-10 hari untuk melihat hasilnya.







Jumat, 11 November 2016

GERAKAN 1000 SABUN UNTUK CTPS




Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke-52, Puskesmas Tekung mengadakan serangkaian kegiatan yang dimulai dari tanggal 11 November 2016 sampai dengan tanggal 16 November 2016. Rangkaian pertama diawali dengan kegiatan bertema “1000 sabun untuk CTPS” yang dilaksanakan di pertigaaan JLT dimulai pukul 05.30 berkolaborasi dengan anggota SBH Prof.dr.Oemijati dan Kader Promkes SMKN Tekung.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan mengajak para pengguna jalan  untuk melakukan cuci tangan pakai sabun sebelum makan, setelah memegang hewan, setelah memegang uang, setelah dari BAK dan BAB, dll agar kita terhindar dari berbagai penyakit salah satunya diare.


                Kegiatan dimulai dengan adanya Orasi yang dipimpin oleh Bapak Roni Darmawan, Bu Aida Kustiani dan Bapak M.Hozi, kemudian dilanjutkan dengan aksi bagi-bagi 1000 sabun. Tak lupa pula para dancer yang siap  untuk menari tari cuci tangan yang diiringi dengan sound system



Alhamdulillah rangkaian kegiatan pertama yang di rancang oleh Ani Irawati, Aida Kustiani, Ninik Susmiyati dan Amalia Listi Rahma dan dibantu oleh seluruh warga Puskemas Tekung berjalan lancar, semoga di rangkaian kegiatan berikutnya juga berjalan lancar. 



(All Crew Puskesmas Tekung)

Tunggu rangkaian kegiatan kami selanjutnya ya............:)

Untuk melihat Aksi kami yang keren, silahkan klik DISINI 


Rabu, 09 November 2016

UKS Kec. Tekung mewakili Lomba Lingkungan Sekolah Sehat Tingkat Provinsi

(Dewan Struktur UKS Kec.Tekung)

(Team Paduan Suara sektap bersama tim Juri & Grup Senam)

Tekung, 9 November 2016 bertempat di Sektap Kecamatan Tekung diadakan Lomba lingkungan Sekolah Sehat (LLSS). Tim juri berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Persiapan Lomba dimulai sejak pertengahan bulan September, dengan serangkaian kegiatan pembinaan di sekolah SMKN Tekung yang ditunjuk oleh Tim kerja dari Puskesmas, Dinas Kesehatan Kab. Lumajang, sesuai dengan kriteria yang dilombakan.  Penjurian dimulai dari admintrasi kelengkapan Sektap, sarana dan prasarana UKS di tingkat sektap.

(Tim Paduan suara Sektap Kec. tekung)

(Tim Juri bersama Tim senam UKS)

Setelah dilakukan penilaian oleh tim juri bersama Ibu ketua TP-PKK serta  wakil bupati Lumajang di tingkat sektap, penilaian dilanjutkan ke SMKN Tekung. Kehadiran tim disambut oleh grup albanjari siswa SMKN Tekung. Selanjutnya tim juri langsung menuju ke POKJA-POKJA yang ada di SMKN Tekung untuk melakukan penilaian.

(Tim Juri Bersama dengan Tim Sekkab)

(PPGD oleh kader UKS)


Selepas waktu sholat duhur, Tim Penilai melakukan evaluasi dengan mengumpulkan seluruh Tim Lomba beserta Lintas sektor terkait.

(Panitia dan dewan guru SMKN Tekung)

Semoga LLSS membuahkan hasil yang memuaskan.. :)
#Sehatdimulaidarisaya
#LLSS
#SMKNTekung
#PuskesmasTekungJaya
#KecamatanTekung



Kamis, 03 November 2016

Lumajang mencari Duta Kesehatan Remaja



Lumajang, 3-4 November 2016 bertempat di aula Universitas Widya Gama diadakan seleksi untuk menjadi duta Kesehatan Remaja. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan seluruh puskesmas di Kab.Lumajang. Peserta berasal dari tingkat Sekolah Menengah Atas. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 pagi diawali dengan adanya seleksi per kelompok. Kemudian dilanjutkan dengan babak semifinal.

Pemilihan duta kesehatan remaja ini bertujuan agar remaja mengetahui masalah yang ada di sekitarnya dan bagaimana cara mengatasinya. Serta remaja dapat mengikuti perkembangan jaman yang semakin hari semakin menakutkan karena banyaknya pergaulan remaja saat ini yang tidak baik.

Dalam kegiatan ini, Puskesmas Tekung mengirimkan 6 perkawilannya. 5 remaja putri dan 1 orang remaja putra. Alhamdulillah salah satu perwakilan dari puskesmas tekung atas nama Arifin dari Ma.Al-Kholafiyah berhasil menuju babak semifinal. Selain menampilkan orasi tentang kesehatan, Arifin punya bakat tersembunyi yaitu menyanyi dan ..

Pada saat babak penyisihan Arifin membahas tentang masalah remaja yang ada pada saat ini, penampilannya berbeda dengan peserta yang lain. Karena materi yang dia sampaikan secara spontan tanpa perlu menghafal seprti kebanyakan peserta yang lainnya dan Subhanallah bakat yang ditampilkan yaitu menghafal surat Ar-Rahman.


Semoga kegiatan ini terus berjalan dan berlanjut di tahun-tahun berikutnya, supaya lebih menyemangati remaja untuk menjadi remaja yang sehat, tangguh, berprestasi dan berkualitas untuk menuju Kabupaten Lumajang Sehat.